KASI KESRA RAREN BATUAH MELAYAT KE DESA TANGKUM, SAMPAIKAN BELASUNGKAWA ATAS BERPULANGNYA MANTIR ADAT SETEMPAT
26 Februari 2026 | Administrator
Kasi Kesra Raren Batuah Melayat ke Desa Tangkum, Berikan Penghormatan Terakhir bagi Tokoh Mantir Adat
TANGKUM – Kabar duka datang dari Desa Tangkum atas berpulangnya salah satu sosok penting dalam struktur adat desa, yaitu Bapak Mantir Adat Desa Tangkum. Sebagai wujud empati dan penghormatan atas pengabdian almarhum, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Raren Batuah melakukan kunjungan takziah ke rumah duka, Rabu,25 Februari 2026.
Kehadiran Kasi Kesra Raren Batuah ini bertujuan untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga besar yang ditinggalkan serta seluruh masyarakat Desa Tangkum.
Kehilangan Sosok Penjaga Tradisi
Dalam kunjungannya, Kasi Kesra menyampaikan bahwa sosok Mantir Adat memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga harmoni sosial dan kelestarian adat istiadat di tingkat desa.
"Kami hadir di sini untuk ikut merasakan duka yang dialami warga Desa Tangkum. Kepergian sosok Mantir Adat bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tapi juga kehilangan besar bagi kita semua dalam upaya menjaga nilai-nilai luhur dan hukum adat di wilayah Raren Batuah," ungkap Kasi Kesra di sela-sela kunjungannya.
Wujud Sinergi Pemerintah dan Lembaga Adat
Kunjungan ini juga menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara pemerintah kecamatan dengan lembaga adat. Mantir Adat selama ini dikenal sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan melalui pendekatan kekeluargaan dan kearifan lokal.
Selama di rumah duka, Kasi Kesra mengikuti prosesi doa bersama dan berbaur dengan warga setempat yang datang melayat.
Penutup yang Penuh Harap
Masyarakat Desa Tangkum menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh pihak Kecamatan Raren Batuah. Meski dalam suasana duka, kehadiran perwakilan pemerintah diharapkan dapat menguatkan hati keluarga dan memastikan bahwa jasa-jasa almarhum dalam membina adat desa akan selalu dikenang.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semangatnya dalam menjaga adat istiadat dapat diteruskan oleh generasi muda di Desa Tangkum.